× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

Business

Bisnis Produk Olahan Belimbing, Omzet Belasan Juta Rupiah

Majels Yani   13 February 2017 13:08

News

majels.com - Dilatarbelakangi karena melimpahnya jumlah buah belimbing dewa yang tersedia saat musim panen membuat Lejar Tri Ayunita berinisiatif mengolah buah belimbing menjadi penganan berupa dodol dan berhasil meraup untung belasan juta setiap bulannya.

Belimbing Dewa sudah dijadikan sebagai ikon Kota Depok sejak tahun 2007. Depok memang terkenal sebagai penghasil belimbing segar di Indonesia, dan petani Kota Depok saat ini giat untuk membudidayakannya. Dodol belimbing adalah salah satu oleh-oleh khas Kota Depok yang memiliki rasa nikmat antara manis, legit, dengan sedikit rasa asam khas belimbing. Belimbing termasuk buah dengan kandungan air yang cukup tinggi, oleh karena itu diperlukan proses uji coba resep beberapa kali sebelum akhirnya mendapatkan resep dengan hasil dodol rasa belimbing yang legit dan nikmat.

Salah satu pebisnis yang bergerak di bidang sentra pengolahan dan pembuatan dodol rasa belimbing dewa adalah Lejar Tri Ayunita. Saat musim panen, jumlah buah belimbing dewa sangat melimpah. Biasanya buah-buah itu diperjualbelikan dan sebagian lainnya banyak berakhir sebagai bahan pembuatan pupuk kompos bagi para petani buah di Kota Depok. Hal tersebut mendorong wanita yang akrab disapa Lejarnita ini untuk mengolah buah belimbing tersebut menjadi penganan berupa dodol. “Saya ingin memanfaatkan sumber daya alam terbesar di Kota Depok yaitu belimbing dewa sekaligus menciptakan nilai tambah bagi belimbing dewa sendiri sebagai oleh-oleh khas dari Kota Depok.”

Saat mendirikan usaha pengolahan dan pembuatan penganan khas dodol belimbing dewa ini memerlukan modal yang sebesar Rp4 juta. Namun modal itu tidak hanya berasal dari dirinya pribadi, ada pula dari hasil sharing bersama kesepuluh orang temannya. “Jadi dengan estimasi biaya setiap orangnya sebanyak Rp400.000.” Usaha yang awalnya dijalankan bersama-sama tersebut lambat laun mulai berkurang. Satu per satu rekannya yang semula ikut berpartisispasi dalam mendirikan usaha dodol belimbing dewa ini pun mundur dan menyisakan Lejarnita. “Awalnya ada sepuluh orang yang mendirikan usaha ini, tapi karena kesibukan masing-masing, akhirnya hanya tersisa saya sendiri yang tetap fokus menjalankan usaha ini,” ucapnya.

Bahan Baku

Awalnya dalam proses pencarian bahan baku masih diperoleh dengan sistem pembelian buah di toko-toko buah yang menyediakan belimbing dewa dan harga yang ditawarkan pun lebih mahal. “Pada saat itu belum ada relasi dengan petani. Tapi sekarang, petani langsung mendistribusikan setiap hasil panennya,” ujar Lejarnita. Jenis belimbing yang digunakan dalam pembuatan dodolnya sendiri, menggunakan dua jenis belimbing dewa yaitu Grade C dan Grade A. Harga setiap per kilonya ia dapat dengan harga yang jauh lebih murah berkisar Rp6.000 untuk Grade C dan Rp10.000 untuk Grade A per kilogramnya. Kuota yang dilakukan setiap minggunya dalam pembelian belimbing sebanyak 30 kilogram.

Diungkapkan oleh Lejarnita, sentra pengolahan belimbing dewa dengan brand Rasadewa awalnya hanya mengolah belimbing menjadi dodol. Ia kemudian mencoba diversifikasi produk dengan membuat belimbing menjadi bentuk olahan lain seperti jus, sirup, dan yang terakhir penganan berupa kue nastar dengan isi selai belimbing. Proses produksi untuk setiap jenis produk memakan waktu antara 4 – 5 jam, tapi pada produk nastar sedikit lebih lama karena proses pengemasannya yang berbeda. Kapasitas produksi setiap bulannya untuk dodol mampu mencapai angka 100 kilogram dan jus serta sirup belimbing mencapai 200 botol. “Kita produksi setiap bulan itu untuk dodol bisa sampai 100 kilo, untuk jus dan sirup bisa 200 botol, tapi kalau nastar biasanya sesuai pesanan karena masih kurang tenaga di proses itu,” ungkapnya. Harga yang dibanderol mulai dari Rp20.000 untuk sekotak dodol, Rp15.000 untuk jus belimbing, Rp35.000 untuk sirup belimbing, dan Rp60.000 untuk kue nastar belimbing. Omzet yang diperoleh oleh Lejarnita dari keseluruhan produk olahan belimbing yang diusahakannya mencapai Rp15 juta per bulannya.

Kendala dan Persaingan

Membicarakan soal usaha tentu saja erat kaitannya dengan jenis usaha serupa dan pasti terdapat kompetitor di dalamnya, namun bagi Lejarnita sendiri hal tersebut bukanlah sesuatu yang patut untuk dicemaskan. “Saya sangat yakin bahwa setiap usaha yang dijalankan dengan sungguh-sungguh nyatanya dapat mendatangkan kesuksesan bagi si pelaku usahanya sendiri.” Diakuinya saat ini ada beberapa kompetitor yang bergerak pada jenis usaha yang sama, namun yang membedakannya terletak pada jenis varian yang lebih komplit.  “Kalau kompetitor hanya menjual satu dari setiap varian, maka saya memiliki semua jenis variannya seperti dodol, jus belimbing, sirup belimbing, serta kue nastar belimbing.” Kelebihan lainnya semua produk yang diusahakannya merupakan produk ready stock atau siap jadi dan kemas.

Proses pemasaran produk olahan belimbing berupa dodol tersebut awalnya melalui sistem web online, karena sang suami sendiri merupakan ahli IT sehingga semakin memudahkan produknya untuk dipasarkan. Pada event-event tertentu seperti bazaar juga dimanfaatkan oleh Lejarnita untuk mempromosikan usaha produk olahan dodol belimbing dewa. Alhasil para pelanggannya tidak hanya sebatas kalangan warga Depok saja namun telah dikenal hampir ke seluruh pelosok Indonesia.

Mengenai kendala yang dihadapi dalam mendirikan usaha pengolahan dan pembuatan dodol ini, masih terletak pada kendala modal. Lejaranita ingin bisa memiliki lokasi produksi pengolahan sendiri, karena hingga sampai saat ini proses produksi sendiri masih dilakukan di kediamannya di daerah Sawangan, Depok. Menurutnya hal tersebut karena ia masih terkendala modal. “Harapannya ke depan kelak, saya bisa punya tempat produksi sendiri yang bisa menyerap banyak tenaga kerja. Inginnya bisa semi pabrik agar saya juga bisa bantu orang di sekitar lingkungan dan tentunya untuk semakin bisa memaksimalkan pendapatan dari usaha yang saya jalankan saat ini,” tutur Lejarnita. (teks:Iib Winata/foto:Reza)

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Yani

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09