web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

Event

Bekraf Gelar Film Investment Forum

Majels Choen   02 November 2017 11:07

News

majels.com – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meningkatkan akses pendanaan sub sektor film dengan menyelenggarakan Film Investment Forum. Bekraf mempertemukan para pemilik modal untuk membangun dan mengembangkan industri film khususnya layar lebar baik dari sisi peluang investasi, produksi, sumber daya, pemasaran, distribusi maupun teknologi pada forum ini.

Film Investment Forum merupakan rangkaian kegiatan Akatara yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 November 2017. Bekraf menyadari sisi permodalan sebagai salah satu kendala sub sektor film dalam mengembangkan kreatifitasnya. Film Investment Forum ini bisa digunakan untuk mengurangi resiko berinvestasi pada sub sektor film, meningkatkan laba, dan memelihara output untuk mendukung infrastruktur distribusi film. 

“Di Amerika, kebanyakan studio Hollywood menggunakan film financing sebagai cara yang efektif mengurangi resiko dan meningkatkan laba perusahaan maupun studio film. Kami  berharap, Film Investment Forum ini bisa menjadi solusi para pemilik modal dan investor yang tertarik menyalurkan pendanaan bagi perfilman Indonesia,“ ucap  Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo.

Acara ini berbentuk diskusi panel dengan narasumber antara lain Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, yang menjelaskan Akatara sebagai forum pitching dan matchmaking antara pembuat film Indonesia dengan investor; Perwakilan Aurora Media & Emerald Media, Gin Kai Chan, memberikan gambaran mengenai investasi film di Southeast AsiaHooq & Laughing Elephant Founder, Krishnan Rajagopalan, mengungkapkan bagaimana mobile menjadi layar ketiga konsumsi media; Perwakilan Legacy Pictures, Robert Ronny, menginformasikan peluang dan tantangan industri film Indonesia; dan perwakilan Ideosource, Andi S. Boediman, memaparkan investasi dalam ruang lingkup rantai nilai industri film. Acara ini dipandu oleh perwakilan BPI, Alex Sihar.

"Produksi film Indonesia terfokus pada anggaran produksi dan beberapa produsen mengalokasikan anggaran yang lebih sedikit untuk pemasaran. Di sinilah film makers akan mendapatkan dukungan investasi, karena sejumlah anggaran akan dialokasikan untuk pemasaran selain untuk produksi," kata Andi Boediman, Managing Partner dari Ideosource Venture Capital.

Peserta yang hadir pada forum ini antara lain berasal dari Ideosource, Aurora Media, Laughing Elephant, MOX, 13 Entertainment, HOOQ, Legacy Pictures, Mizan Publika, Loket.com, Kumparan, Emera Capital, APROFI, Badan Perfilman Indonesia (BPI), Kravtd, Sarana Jakarta Ventura, AMVESINDO dan banyak filmmaker.

“Forum ini diharapkan dapat menjalin komunikasi yang baik untuk berbagi informasi pengetahuan mengenai pendanaan pada sektor film, hal – hal yang menarik bagi investor dalam industri perfilman untuk dapat memberikan dukungan, serta menginisiasi akses ke pendanaan bagi para pembuat film,” pungkas Fadjar.

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Choen

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09