× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Cara Bisnis Modal Kecil dengan Sistem Dropship

Majels Syahid   08 March 2018 12:10

News

Majels.com – Berbisnis tak selamanya mengharuskan kita untuk mengeluarkan modal besar. Kunci kesuksesan bisnis sebenarnya bukan terletak pada seberapa besar modal yang bisa kita keluarkan, namun bagaimana kita bisa melihat potensi dan memaksimalkannya menjadi peluang bisnis. Dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini yang begitu pesat, memungkinkan kita untuk mencari patner bisnis yang bisa mendatangkan profit dengan menjualkan barang mereka.

Konsep droship atau reseller merupakan konsep yang sudah ada sejak dulu, namun dengan bantuan teknologi kini lebih mudah bagi Anda untuk menjalankannya. Sudah banyak sekali platform khusus yang menyediakan fasilitas reseller atau dropship, atau toko-toko online yang menyediakan fasilitas ini. Anda bisa mencoba salah satu sistem ini untuk menjadikan penghasilan tambahan bahkan penghasilan tetap bila Anda memang serius dengan bisnis ini.

Sebelum itu, kita sebaiknya mengetahui terlebih dahulu apa itu reseller dan apa itu dropship. Reseller adalah orang yang menjual kembali suatu barang atau produk. Sementara dropship adalah sebuah bisnis di mana Anda hanya meminta supplier mengirimkan barang atau produk ke supplier. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu tidak memiliki barang sendiri.

Kedua sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut beberapa diantaranya.

Reseller

Kelebihan

Kekurangan

Dropship

Kelebihan

Kekurangan

 

Pahami Ketentuan dengan Supplier

 

Setelah mengetahui seluk beluk bisnis reseller dan dropship selanjutnya adalah bagaimana kita bisa mencari supplier yang bisa diajak kerjasama. Anda bisa datang langsung ke supplier atau menghubungi kontak mereka yang ada di email atau toko online lainnya. Selain itu, Anda juga bisa mencari supplier yang ada di Tokopedia atau Bukalapak. Biasanya, jika seller menerapkan sistem dropship atau reseller, mereka akan menuliskannya di kolom deskripsi.

 

Selain itu, ada juga beberapa platform besar yang khusus menyediakan barang-barang dropship dan reseller. Beberapa contohnya seperti dusdusan.com, mallonlineindonesia.com, dan supplier.id. Di website ini tersedia catalog produk yang bisa Anda pilih.

 

Pada sistem dropship, Anda harus memahami ketentuan dan prosedur order barang dari konsumen dan hubungan Anda dengan supplier. Beberapa supplier bisa menerima order via aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, email atau yang lebih canggih sudah terkomputerisasi di website.

 

Sementara untuk pengirimannya menggunakan jasa pengiriman seperti JNE dan TIKI. Anda dropshipper berhak mendapatkan no resi pengiriman yang diberikan lagi kepada pelanggan. Bila pengiriamn barang sudah dilakukan dan no resi sudah didapatkan, maka tanggung jawab keselamatan barang tersebut ada pada perusahaan penyedia jasa pengiriman.

 

Ketentuan lain yang harus Anda pahami juga adalah besaran dari keuntungan yang bisa didapatkan. Pada website-website dropship, setiap pengiriman sudah tercatat secara otomatis termasuk keuntungan Anda yang akan terkumpul dalam bentuk saldo.

 

Tips Memilih Supplier

 

Di internet, supplier yang menyediakan fasilitas reseller dan dropship ini jumlahnya sangat banyak. Namun, dari semua supplier tersebut, ada beberapa yang memang bagus dan ada juga yang tidak. Dalam memilih supplier, ada tiga hal yang setidaknya Anda harus perhatikan.

 

Pertama, produktivitas supplier. Sebaiknya jangan mencoba-coba memilih supplier yang produksinya atau jumlah barangnya masih terbatas. Jangan sampai Anda terpaksa menolak permintaan dari konsumen hanya karena stock belum tersedia di supplier. Oleh karenanya Anda sebaiknya memastikan aliran distribusi barang dari supplier juga harus lancar.

 

Kedua, pastikan kualitas produknya bagus dengan harganya yang kompetitif. Hal ini penting untuk keberlangsungan usaha Anda kedepannya. Ada baiknya bila Anda datang sendiri ke supplier, atau bila melalui online, tanyakan kepada konsumen testimoni mereka. Bila testimoninya kurang baik, sebaiknya Anda mencari supplier lain.

 

Ingat, konsumen hanya tahu produk tersebut datang dari Anda bukan dari supplier. Bila produknya yang bermasalah, Anda yang akan menjadi pihak yang dikomplain oleh pelanggan. Tawarkan produk sesuai dengan kualitas barangnya. Jangan menetapkan harga yang jauh lebih tinggi di pasaran, apalagi Anda menjualnya secara online. Konsumen sudah lebih cerdas dengan membandingkan toko online satu dengan yang lainnya.

 

Ketiga, perhatikan sistem bagi hasil. Sebelum menjalani bisnis dropship Anda wajib mengetahui berapa persen keuntungan yang Anda dapatkan. Bila nanti tersimpan dalam bentuk saldo, berapa minimal pengambilannya dan sebagainya. (teks:syahid)

 

Gambar: digitalmarketer.id

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09