web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

Franchise

Empuknya Bisnis Kuliner Ayam

Majels Yani   16 February 2017 09:32

Franchise

majels.com - Bisnis kuliner dalam hal ini menu ayam memang tak pernah ada habisnya. Rido Nurul Adityawan mencoba peruntungan di bisnis kuliner dengan sajian berbeda. Ia menawarkan ayam goreng pedas manis dengan sambal bawang mentah yang tingkat kepedasannya bisa dipilih konsumen. Sejak diluncurkan, perkembangan bisnisnya meningkat cepat. Kini ia sudah memiliki 221 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rido pernah bekerja di perusahaan besar, tapi keinginan untuk membuka usaha tetap membara. Setelah dirasa cukup mengumpulkan uang untuk modal, Rido kemudian  mempersiapkan segala sesuatunya seperti peralatan,mencari lapak, pembuatan logo, dan branding. Saat itu ia ingin memiliki bisnis kuliner ayam dengan low cost sekaligus digemari para pecinta pedas. Ia kemudian membuat menu ayam yang disajikan dengan cara yang berbeda. Setelah ayam digoreng, selanjutnya dikeprek dan diatasnya diberi sambal yang pedasnya mengguggah selera. Akhirnya pada Oktober 2013, Rido membuka usaha kulinernya dengan nama Ayam Gepuk Pak Gembus. Di sinilah Rido merasa menu kulinernya berbeda dengan yang lain. “Karena kita yang pertama,” ujar anak tunggal ini.

Sejak dibuka banyak yang ingin menjadi franchise. Namun baru satu tahun kemudian Rido membuka kesempatan menjadi mitranya. Kini ia sudah ada 221 gerai yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Medan, Palembang, Pekanbaru, Belitung, Raiu, Manado Makassar, Ambon, Jogjakarta dan Surabaya. Ada 2 paket yang ditawarkan yaitu kaki lima dengan nominal Rp32 juta dan untuk kios, ruko, kantin, foodcourt dengan nilai Rp30 juta. “Franchise hanya perlu menyediakan space kosong dan tinggal siap melayani pelanggan karena semua isi sudah kami persiapkan tanpa terkecuali,” ujar penggemar classic rock dan blues ini.

Dengan modal yang tidak terlalu besar, maka diharapkan BEP pun akan cepat didapat. Ada yang 24 hari sudah BEP ada juga yang 5 bulan baru BEP. “Semua itu tergantung

lokasi yang dipilih dan kembali ke ownernya masing-masing. Apakah merawat outletnya

atau tidak,” tutur lelaki kelahiran Magelang ini. Untuk rincian, franchise akan dikenakan royalty fee dari total penjualan dalam sebulan.  Jika dibagi jumlah hari kerja, average/rata-rata per hari mencapai 18 ekor atau sama dengan 72 porsi. Dari setiap penjualan per porsi hanya akan dikenakan Rp500 dan dibayarkan setiap bulan. Omzet yang didapat Rido untuk

semua outletnya sekitar Rp4,2 miliar per bulan.

Sedangkan untuk kendala dalam wirausaha ini adalah masalah Sumber Daya Manusia. Untuk mengatasi masalah ini, Rido memiliki sudah strateginya. Bagi Rido mengatasi lebih baik sebelum terjadi dan jangan terlalu pelit terhadap karyawan. Jika sudah diperlakukan dengan baik tapi masih ada karyawan yang berulah, Rido pun tak segan untuk mengganti dengan karyawan baru. Rido pun tak keberatan berbagi tips jika ada yang ingin membuka usaha sepertinya. “Tidak usah banyak mikir dan jangan takut inilah itulah. Lebih baik fokus saja.” (teks:eri/ft:dok.pri)

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Yani

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09