web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

Franchise

Kantongi Laba Bisnis Bimbel Tiki Taka

Majels Yani   28 September 2017 10:11

Franchise

majels.com - Prospek usaha bimbingan belajar (bimbel) masih besar karena tingginya tuntutan pendidikan saat ini. Tidak perlu modal besar dan bisa pula memilih sistem waralaba, artinya tidak perlu repot mempersiapkan mulai dari nol. Bimbel Tiki Taka adalah salah satu bimbel yang menjalankan sistem tersebut.

Bimbel Tiki Taka berdiri pada Januari  2010 oleh Mubarik Ahmad atau biasa disapa Riki. Awalnya Riki melihat besarnya kebutuhan orang tua terhadap bantuan pendidikan anak. “Selain itu bisnis pendidikan adalah bisnis yang sampai kapan pun tetap akan dibutuhkan dan  terus bertambah market size-nya.”

Riki kemudian mendirikan bimbel khusus untuk siswa TK dan SD dengan program terlengkap sebagai andalannya. “Maksudnya dari sisi program, metode maupun fasilitas belajar kami adalah bimbel yang sesuai dengan Kebutuhan siswa TK dan SD.” Sejak didirikan bimbel tersebut banyak peminatnya. Berdasarkan hal tersebut maka pada tahun 2015, dibuka sistem franchise dan hingga saat ini sudah ada memilki 10 cabang yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tanggerang. Persyaratan untuk membuka franchise ini adalah membayar biaya paket sebesar Rp28 juta dan calon mitra harus menyiapkan semua sarana prasarana yang telah ditentukan. Royalti Fee setiap bulan 5% - 10% sesuai dengan perkembangan usaha dan BEP (Break Event Point ) bekisar 1 sampai 2 bulan. Untuk ROI/Back periode sekitar 18 bulan sampai 24 bulan. Mitra dalam 5 tahun memiliki potensi untuk mendapatkan Profit 400% dari nilai investasi awal dan omzet bisa sampai 60 juta per bulan.

Dengan harga tersebut franchisee akan mendapat hak mengunakan brand dan sistem usaha selama 5 tahun, support pembukaan usaha mulai dari Riset Analisa Pasar, pelatihan SDM sampai Program Promo Opening dan pendampingan usaha selama masa kerjasama franchise. Keuntungan lainnya adalah mitra mendapatkan sistem usaha mulai dari kurikulum, sistem pengelolaan dan sistem marketing, dan lain-lain sehingga memudahkan mitra untuk sukses dan berhasil. Mitra juga diberikan kemudahan dalam mengelola dan mengontrol usaha setiap waktu walaupun tidak sedang di lokasi usaha dengan sistem aplikasi web based.

Sementara untuk kendala, menurut Riki adalah mitra tidak fokus menjalankan usaha. Untuk itu solusi adalah dengan mau meluangkan waktu dan fokus pada usaha yang baru dimulai terutama pada usaha dengan usia dibawah 1 tahun. “Bersedia belajar terus menerus agar penguasaan terhadap pengelolaan usaha semakin maksimal.”

Riki pun tak keberatan berbagi tips usaha bahwa penting untuk mengetahui periode waktu terbaik dalam membuka usaha dimana kebutuhan pasar pada saat itu mulai akan meningkat. Pesiapan dari awal agreemant sampai launching untuk Bimbel Tiki Taka paling tidak 2 sampai 3 bulan agar persiapan usaha dilakukan dengan matang. “Terakhir menyediakan waktu untuk belajar tentang semua sistem pengelolaan usaha pada saat awal persiapan pembukaan cabang.” (teks:eri/ft:dok.pri)

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Yani

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09