web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Kemampuan yang Diperlukan untuk Menjadi Founder Startup Teknologi

Majels Syahid   07 May 2018 14:45

News

Majels.com – Menjadi pendiri atau founder sebuah perusahaan rintisan (statup) saat ini mungkin sudah menjadi keinginan banyak anak muda terutama generasi millennial. Bila dahulu, William Tanuwijaya, pendiri Tokopedia merasa kesulitan mendapatkan kepercayaan investor lantaran belum banyak contoh startup teknologi yang sukses di Indonesia, sekarang tidak demikian.

Kesuksesaan startup seperti Gojek, Tokopedia dan Bukalapak turut membangun persepsi yang lebih baik mengenai startup di masyarakat. Ide anak muda yang berusaha menyelesaikan masalah di masyarakat dengan pendekatan teknologi pun semakin dilirik sebagai potensi bisnis yang menarik di masa depan.

Kesuksesan mereka turut menginspirasi anak muda Indonesia untuk meraih hal serupa. Hal tersebut terlihat dari banyaknya startup di Indonesia ini yang semakin banyak bermunculan. Data dari Startup Ranking yang diakses hari ini Senin, 7 Mei 2018 bahkan menempatkan Indonesia berada pada peringkat keenam sebagai negara dengan startup terbanyak. Jumlah startup di Indonesia berdasarkan data tersebut mencapai  1.793 sementara pada posisi satu sampai lima ditempati Amerika, India, Inggris, Kanada dan Jerman.

Lantas, bila ingin mendirikan sebuah startup, kemampuan apa sebenarnya yang diperlukan?  

Memahami (Tidak Harus Ahli) Bahasa Pemprograman

Haruskah kita menjadi seorang programmer untuk bisa mendirikan sebuah startup? Sebenarnya tidak juga. Seorang founder startup tidak harus merangkap sebagai CTO atau Chief Technology Officer. Anda bisa mengambil bagian penting lain dalam perusahaan tanpa mengurusi secara teknis penggunaan teknologi pada produk startup yang Anda dirikan.

Seorang founder yang mempunyai ide, menerima dan merumuskan ide untuk kemudian mengerahkan segala sumber daya yang dibutuhkan untuk mewujudkan ide tersebut. Namun, layaknya pada bidang bisnis apapun, kita dituntut untuk memahami setiap proses yang berjalan di perusahaan. Karena itu, bahasa pemprograman merupakan sesuatu yang setidaknya Anda pahami meski tidak perlu menjadi ahli.

Dengan memahami bahasa pemprograman, kita bisa membuat konsep sebuah produk yang lebih baik disertai dengan dukungan teknologi yang sudah Anda ketahui. Kita menjadi tahu apa yang seharusnya dilakukan, step by stepnya karena kita memahami secara garis besar alurnya. Selain itu, dengan memahami bahasa pemprograman, kita juga mampu mengukur kerja tim untuk menyelesaikan setiap tugas.

 Kemampuan Mengorganisasikan Setiap Sumber Daya Manusia

Banyak pelaku startup sukses beranggapan bahwa sumber daya manusia lah yang memegang peran penting bagi kesuksesaan sebuah startup. Mendirikan sebuah startup adalah soal memberikan ide yang belum dianggap berhasil oleh banyak orang, di sini Anda membutuhkan orang-orang yang mau mewujudkan ide tersebut.

Diperlukan kemampuan manajerial yang baik untuk mengorganisasikan setiap individu yang menjadi bagian dari startup Anda. Salah satu caranya dengan mampu menyakinkan mereka untuk sama-sama membangun karya yang besar, tidak sekadar bekerja untuk mendapatkan penghasilan.

Hal terpenting dalam membangun sebuah ekosistem startup yang sehat yaitu dengan memberikan setiap orang ruang untuk mengungkapkan imajinasinya. Jadilah pendengar dan pengamat yang baik untuk menyaring ide-ide segar yang tim Anda kemukakan.

Seorang yang Visioner dan Mau Bekerja Keras Mewujudkan Mimpi

Hal terpenting lainnya yang wajib dimiliki oleh seorang pendiri startup adalah pribadi yang visioner. Seorang pribadi yang mampu memandang sebuah masalah menjadi potensi bisnis yang visible di masa depan. Tak hanya bermimpi besar, seorang founder startup juga berkomitmen tinggi untuk mewujudkan potensi bisnis tersebut.

Kemampuan Berkomunikasi dengan Semua Pihak

Memahami bahasa pemprograman merupakan salah satu upaya untuk memudahkan Anda dalam berkomunikasi dengan tim teknis atau tim pengembangan (development team). Selain itu, jangan dilupakan juga bila sebagai seorang founder, Anda pun dituntut untuk berkomunikasi dengan segala pihak seperti investor, rekan perusahaan lain, media, bahkan birokrat pemerintah.

Kemampuan berkomunikasi menjadi keterampilan dasar bagi setiap pengusaha. Mereka yang mampu berkomunikasi dengan orang baik secara baik dan cepat berpeluang mendapatkan kesempatan-kesempatan besar dalam pengembangan bisnis Anda.

Bagi banyak orang, hal ini dipandang sebagai sebuah bakat. Namun, sebenarnya siapapun bisa mengasah kemampuan ini bila ada kemauan.

Menguasai Ilmu Bisnis

Anda mungkin tidak memahami dengan baik bahasa pemprograman, namun yang terpenting Anda memahami ilmu bisnisnya. Terlepas dari seberapa hebat aplikasi atau program yang berhasil Anda ciptakan, tanpa mampu dimonetisasi aplikasi Anda tinggallah hanya menjadi aplikasi.(teks:syahid)

Gambar: 

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09