× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

Economic

Kemenkop dan UKM Dorong Santri serta Mahasiswa jadi Wirausaha

Majels Yani   14 February 2017 15:17

News

majels.com - Kementrian perekonomian dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) terus memberikan dorongan dan motivasi kepada mahasiswa dan santri untuk berwirausaha, mengubah pola pikir dan mental menjadi pekerja agar tidak ragu untuk memiliki usaha sendiri serta menjadi wirausaha mandiri. Sebab, Kemenkop  menilai kalangan mahasiswa dan santri memiliki banyak ide untuk menjadi wirausaha.

Ha tersebut disampaikan oleh Dputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkop dan UKM, Prakoso BS, saat membuka Pelatihan Kewirausahaan melalui Gerakan Pelatihan Kewirausahaan yang berlangsung di Universitas Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu 11 Februari 2017.

Menurut Prakoso, mahasiswa dan santri sebetulnya memiliki banyak ide untuk berwirausaha.  Hanya saja, ide tersebut tidak segera dilaksanakan. Baru sadar ketika orang lain sudah melaksanakan idenya kemudian berhasil.

Di hadapan 600 mahasiswa dan santri dari berbagai universitas dan pesantren se-Yogyakarta dan daerah sekitarnya, Prakoso menjelaskan jumlah wirausaha di Indonesia saat ini baru mencapai 1,65 persen atau sekitar 3,7 juta orang. Padahal, untuk menjadi Negara maju, jumlah wirausaha harus lebih banyak, minimal dua persen dari jumlah penduduk.

Misalnya, jika jumlah penduduk Indonesia 252 juta jiwa, maka dibutuhkan 4,8 juta wirausaha untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara maju. Maka dari itu, Prakoso meminta para mahasiswa dan santri harus bisa mengubah pola pikir dari seorang pencari kerja mnjadi pencipta lapangan pekerjaan.

Diharapkan dengan bertambahnya  wirausaha dari kalangan pemuda melalui pemberdayaan ekonomi rakyat dapat memecahkan masalah pengangguran dan kemiskinan.

Prakoso mengutarakan, selama ini masalah penggangguran mencapai 5,81 persen dan angka kemiskinan mencapai 28,59 juta atau 11,22 persen. Gerakan Kewirausahaan ini merupakan salah satu upaya pemerintah mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

Dalam menghadapai Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), Prakoso menegaskan, suka atau tidak, masyarakat khususnya Usaha Kecil Menengah (UKM) harus berbenah diri. Hal ini harus dimanfaatkan dengan baik, terutama saat ini telah terjadi perubahan perilaku pasar. Ciri-cirinya, pasar dinamis, kompetitif dan kecenderungan organisasi membangun jejaring lewat pemanfaatan teknologi informasi (IT).

Di era globalisasi, manfaatkan IT sebagai alat berkomunikasi secara cepat dan akurat. Begitu juga kegiatan jual beli yang sudah dilakukan secara online, menjadikan peluang semakin terbuka lebar bagi para mahasiswa dan santri untuk memulai berwirausaha. (teks: yani)

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Yani

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09