× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

Business

Kisah 5 Pengusaha Inspiratif yang Memulai Bisnisnya dari Nol

Majels Yani   12 July 2017 10:22

News

majels.com - Dalam dunia bisnis, ada dua jenis pengusaha, pertama, mereka yang mendapat warisan usaha dari orang tuanya. Kedua, mereka yang memulai usahanya sendiri dari nol. Jenis pengusaha yang pertama lebih beruntung sebab ia tinggal melanjutkan usaha yang telah dirintis orang tuanya.

Berbeda dengan jenis pengusaha yang kedua, harus merasakan perjuangan membuka usaha dari bawah. Untuk mewujudkan impian menjadi pengusaha sukses, mereka membangun usaha kecil menengah (UKM) dengan optimisme dan semangat pantang menyerah. Perjuangan dimulai dengan mencari modal. Bank yang menyediakan pinjaman untuk merintis usaha pun menjadi salah satu pihak yang turut berkontribusi terhadap kesuksesan mereka.

Simak lima kisah pelakon UKM yang sukses berikut ini, yang menjadi inspirasi kita semua:

1. Bob Sadino

Mendiang Bambang Mustari atau yang kita kenal Bob Sadino menjadi salah satu contoh pengusaha sukses yang pontang-panting merintis bisnis. Sempat jadi karyawan perusahaan BUMN selama 9 tahun, Bob memutuskan keluar dari pekerjaan itu dan jadi pengusaha.

Bob mulai dari bisnis sewa mobil tapi usahanya tak langsung sukses. Bisnis sewa mobil yang ditekuninya mandek. Dia terlibat kecelakaan ketika menyetir mobil Mercedes-Benz yang dia sewakan, sehingga tak bisa melanjutkan usaha itu. Bob kemudian menjadi buruh bangunan dengan upah harian.

Namun demikian, aat itu dia melihat ceruk bisnis peternakan ayam. Dengan modal pinjaman dari tetangganya yang merupakan purnawirawan militer yang tertarik dengan bisnis peternakan, Bob memulai usaha berdagang telur negeri. Awalnya, Bob memasarkan sendiri telurnya dari rumah ke rumah para ekspatriat di sekitar tempat tinggalnya di Kemang, Jakarta Selatan. Namun berkat keuletannya, usahanya sukses dan dia mendirikan Kem-Chicks, supermarket terkenal yang menjual beragam produk pertanian dan peternakan.

2. Susi Pudjiastuti

Kesuksesan Susi Pudjiastuti merintis bisnis dari nol di bidang perikanan dan penerbangan membuatnya dianggap layak menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Susi hanya mengantongi ijazah SMP lantaran drop out saat SMA. Dia lebih memilih berbisnis sebagai pedagang pengepul ikan di Pangandaran ketimbang sekolah. Ia menjual perhiasannya untuk memodali bisnis tersebut.

Dari tahun ke tahun, bisnis perikanan Susi kian maju. Akhirnya, dengan meminjam dari bank, dia membeli sebuah pesawat untuk mempermudah pengangkutan produk lautnya. Kemudian dia menambah satu demi satu pesawat dan mendirikan maskapai Susi Air yang melayani carteran serta rute di pedalaman.

3. Gibran Rakabuming

Nama Gibran Rakabuming melejit setelah ayahnya, Joko Widodo (Jokowi), menjadi Gubernur DKI Jakarta dan kemudian menjadi Presiden Indonesia. Jokowi merupakan pebisnis mebel, tapi Gibran tak mau menebeng bisnis ayahnya itu. Dia malah ngotot mendirikan usaha sendiri di bidang katering dan wedding organizer (WO).

Gibran memulai bisnisnya dengan mencari pinjaman dari bank sebab ayahnya ingin dia mandiri. Hanya satu yang tembus dari tujuh proposal permohonan yang dikirim ke bank. Dari modal itulah dia membangun Chili Pari. Awalnya, dia hanya melayani pesanan dalam jumlah kecil. Namun kemudian dia mulai menangani order besar dengan jumlah tamu hingga ribuan orang.

4. Sunny Kamengmau

Sunny Kamengmau, pria asal Nusa Tenggara Timur ini sukses menciptakan dan memasarkan tas merek Robita. Tas ini sangat populer di Jepang, bahkan di kalangan sosialita kelas atas di sana.

Sunny tak pernah lulus SMA. Bermodal nekat, dia pergi ke Bali untuk menjadi tukang sapu di sebuah hotel. Dia kemudian diangkat menjadi satpam karena kinerjanya bagus. Selama bekerja di hotel itu, dia tekun belajar bahasa Inggris dan Jepang, bahkan gaji pertamanya dia sisihkan sebagian untuk membeli kamus bahasa asing itu.

Melalui pekerjaannya di hotel itu, ia bertemu dengan pengusaha asal Jepang yang memintanya memasok tas kulit ke Negeri Matahari Terbit tersebut. Namun demikian, usahanya tidak langsung sukses. Sunny nyaris kehilangan semua penjahit tas karena usahanya tidak memiliki kemajuan.

Pelan tapi pasti, dia memperkokoh usahanya hingga mampu merekrut 100 karyawan. Tasnya amat digemari kalangan jetset di Jepang. Tak hanya di Jepang, Sunny pun menargetkan menguasai pasar tas berkualitas di Indonesia.

5. Reza Nurhilman

Reza memulai bisnis keripik singkong super pedas Maicih sendirian pada usia 23 tahun. Dia mendirikan usaha kecil menengah (UKM) ini dengan menggandeng produsen keripik lokal di Bandung. Dengan modal awal Rp15 juta, Reza memasarkan produknya dari mulut ke mulut dan memanfaatkan situs jejaring sosial media Twitter.

Dia lalu menerapkan pola keagenan yang disebutnya “jenderal” untuk lebih dapat menjangkau konsumen. Kesuksesan keripik Maicih bahkan menginspirasi orang lain untuk membuat produk serupa. Ada yang mengambil singkong sebagai bahan baku. Ada pula yang mengambil bahan lain untuk dijadikan keripik, seperti ubi. Pengusaha keripik-keripik pedas itu rata-rata berusia muda dan sukses. Mungkin mereka terinspirasi kreatifitas Reza dalam memasarkan Maicih hingga ke luar kota.

Itulah 5 pebisnis sukses yang memulai usahanya dari nol dan dengan modal yang minim. Masalah dapat mereka atasi dengan kegigihan dan caranya masing-masing hingga menjadikan mereka berada di puncak kesuksesan bahkan mengisnpirasi banyak orang. (yani)

Sumber gambar: https://pixabay.com

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Yani

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
Industry
Bekraf dan Kadin Dukung Strart-Up Lokal melalui Program Karya Merah Putih
Yani
25 July 2017 13:43
Majels
Industry
Pemerintah Fokus Kembangkan Kendaraan Hemat Energi
Yani
25 July 2017 13:12
Majels
Business
4 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Membuat Bisnismu Gagal
Yani
25 July 2017 10:33
Majels
Economic
UMKM Terus Didorong untuk Naik Kelas
Yani
25 July 2017 09:13
Majels
Business
CCI Rewards Launching Hotel Reservasi Online Khusus Member
Choen
24 July 2017 15:09