web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Manisnya Laba Singkong Thailand

Majels Syahid   30 April 2018 17:45

Franchise

Majels.com - Singkong sering digunakan sebagai makanan pokok pengganti nasi karena mengandung karbohidrat tinggi. Cara mengolahannya pun terbilang mudah dengan direbus atau digoreng. Namun kini, olahan singkong semakin bervariasi, seperti olahan singkong khas Thailand. Di Thailand, olahan singkong disajikan sebagai menu penutup yang biasanya ditambahkan topping yang terbuat dari campuran gula dan santan. Makanan tersebut dengan cepat diadaptasi dan sudah banyak dijumpai di Indonesia. Say Monanggideon adalah salah satu pelaku usaha terebut yang berhasil meraup omzet puluhan juta setiap bulannya.

Dibawah CV. Sonang Produksi Singkong Thailand atau Sintha , Monang demikian panggilan akrabnya, sudah membuka usaha sejak tahun 2016. Selain ia penggemar singkong, Monang memiliki alasan mendirikan usaha ini. “Singkong adalah tanaman yang banyak ditanam di Indonesia, sehingga saya mencoba membuat inovasi cara penyajian makan singkong lebih modern dan higienis. Sebab saya lihat orang saat ini ingin mendapakan makanan atau jajanan sehat.”

Sejak membuka usaha, pria yang senang membaca buku ini lansung membuka franchise. Ia yakin usahanya akan diminati karena memiliki keunggulan seperti cita rasa yang enak, empuk dan murah, serta telah disertifikasi halal oleh MUI Jabar dan Disertifikasi Laik Hygenis dari Dinas Kesehatan kota Bekasi. Naluri bisnis Monang terbukti, hingga saat ini sudah ada sekitar 80 kemitraan yang setiap hari bermitra dengannya.

Untuk bisa bergabung, mitra harus memenuhi syarat antara lain membayar uang muka Rp20 juta, mengikuti pelatihan, menyediakan tempat yang strategis, memiliki jaringan pemasaran, dan franchisee fee sekitar 10%. Sementara untuk investasi ada 3 yang ditawarkan yakni Paket Agen dengan membayar deposit seharga Rp5 juta, Paket Reseller membayar uang muka minimal Rp150.000 dan yang terakhir Paket Murah dengan uang muka sebesar Rp60.000. Dengan harga tersebut mitra akan mendapatkan keuntungan 40% dari harga yang dianjurkan dan mendapatkan peralatan lengkap dan bahan produksi untuk 500 cup. “Mitra dapat menjual dengan harga dasar dan bonus paket,” ujar pria kelahiran Karawang ini.  Dengan omzet Rp60.000.000 per bulan, maka perkiraan mitra dapat balik modal sekitar 8 bulan.

Karena penjualannya untuk seluruh Indonesia maka menurut Monang kendala dalam usaha ini adalah pada pemasaran. Namun Monang sudah menemukan cara mengatasinya yakni dengan membuat jaringan dan pemasaran online.  “Jangan pernah menyerah, selalu berinovasi dan berpikir positif setiap hari,” tutupnya. (teks:eri/ft:dok.pri)

 

BOX

Contoh Perhitungan Modal :

Paket Rp20.000.000

Rincian: kompor, kuali besar, cup 500 pieces, label/merk, gula 50 kg, singkong 100 kg, pelatihan 7 hari sampai ahli membuat singkong Thailand.

Perhitungan kembali modal:

Dengan asumsi per hari dapat memproduksi 100 cup dengan keuntungan 1000/cup sehingga dalam waktu 8 bulan produksi sudah bisa BEP.

 

 

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09