web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Mencoba Bisnis Kerajinan Unik Dari Kayu MDF

Majels Syahid   09 January 2018 16:07

News

Majels.com – Kayu MDF atau Medium-density fibreboard adalah kayu yang tersusun atas serat dan serbuk kayu yang dipadatkan dengan tekanan dan suhu tinggi sehingga menghasilkan kayu yang disebut MDF. Kayu jenis ini memiliki tekstur yang halus dan rata, sedikit berbeda dengan kayu sejenis seperti Playwood yang memiliki permukaan agak kasar.

Kedua jenis kayu ini biasa dipakai untuk bahan baku furnitur atau mebel seperti lemari atau meja belajar, meja kantor, rak buku dan masih banyak lagi lainnya. Seperti yang dikutip dari sembilanstudio.com, kayu MDF ini termasuk kayu yang flexible sehingga mudah ditekuk untuk dijadikan alternatif rangka furniture. Selain itu, harganya lebih murah ketimbang jenis Playwood, presisi ketebalannya bagus, dan mudah jika dilakukan finishing dengan cat.

Sumber gambar: Dok eMajels

Namun, kayu MDF ternyata bukan saja bisa dipakai untuk furnitur, dengan daya kreasi tinggi, kayu ini bisa disulap menjadi aneka jenis kerajinan yang unik. Majalah eMajels pernah membahasnya dalam edisi November 2017, di mana seorang pria bernama Jova Rovoy berhasil memanfaatkan kayu MDF menjadi bisnis kerajinan. Produk kerajinan yang diciptakan Jova beragam mulai dari gantungan kunci, undangan pernikahan, jam dinding, aneka miniature hewan, mainan anak, hingga hiasan dinding untuk kafe.

Keuntungan

Menurut Jova, bila dilihat dari jenis kayu yang dipakai, bisnis kerajinan kayu MDF ini nya masih sepi kompetitor. Kerajinan dari bahan baku kayu biasa memang sudah banyak, tetapi menggunakan kayu MDF seperti dirinya masih jarang. Apalagi, dalam membuat karya-karyanya ini, desain yang dibuat Jova cukup unik, berbeda dari yang ada pada umunya.

Kerajinan kayu yang dibuat Jova ini lebih banyak dibuat secara custom atau mengikuti desain pesanan yang diinginkan oleh konsumen. Misalnya, konsumen menginginkan kartua undangan yang terbuat dari kayu MDF, Jova akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan si klien perihal desainnya, baru kemudian dicetak. Hal ini membuat produk yang dihasilkan Jova memiliki kesan tersendiri di hati pelanggannya.

Kayu jenis ini sangat mudah ditemukan di pasaran karena memang banyak dibutuhkan sebagai bahan baku furniture. Bahan-bahan lain seperti lem atau cat juga relative muda ditemuka. Bisnis yang serba “custom” seperti pada kerajinan kayu MDF milik Jova ini sangat diminati oleh masyarakat di zaman sekarang. Masyarakat saat ini, cenderung menyukai barang-barang yang ekslusif yang tidak pasaran.

Kelemahan

Kesulitan yang paling mungkin dialami saat memulai bisnis ini yaitu bagaimana  mengenalkan produk kerajianannya tersebut. Hal tersebut disebabkan karena belum banyak contoh produk serupa di pasar. Kelemahan lain datang dari bahan kayu MDF nya sendiri yang mudah kurang memiliki ketahanan terhadap air. Bila terkena air, kemungkinan akan menjadi rusak atau kusam.

Selain dari sisi pemasan dan bahannya, kesulitan lain mungkin berasal dari pelatannya. Jova menggunakan mesin potong jenis laser cutting yang harganya cukup mahal. Namun, bila serius mencoba bisnis ini, tak perlu khawatir. Jova Rovoy memulainya dengan bekerjasama dengan pihak pembuat furnitur yang memiliki mesin laser cutting. Jadi, secara teknik, ia hanya membantu klien dari segi desainnya saja. Kini, pria lulusan sebuah universitas di Singapura tersebut sudah memiliki mesin lasser cuttingnya sendiri.

Baca juga:

Langkah Memulai

Pelajari bagaimana Mesin Bekerja

Sumber gambar: Bukalapak.com

Sebelum mencoba untuk membuat kerajinan dari kayu MDF, ada baiknya Anda mempelajari bagaimana mesin laser cutting itu bekerja. Dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal alat potong seperti gunting, atau gergaji. Alat-alat tersebut adalah alat manual sementara laser cutting ini adalah teknlogi alat potong kayu yang memiliki akurasi tinggi.

Baca juga:

Seperti yang dikutip dari honfablab.org¸ mesin laser cutting berfungsi memotong (2 dimensi) material atau bahan dalam merangkai atau merakit sebuah karya/produk. Mesin ini mampu memotong bagian-bagian terkecil karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Secara umum, mesin laser cutting ini dapat melakukan hal-hal berikut ini;

Memotong (cutting)

Sinar laser diatur agar menembus material sehingga potongan yang anda butuhkan terlepas, sehingga anda dapat menggunakan negatif atau positifnya. Memotong dilakukan dengan kecepatan sedang dan kekuatan besar.

Menggores (marking)

Sinar laser hanya akan 'merusak' bagian permukaan material sehingga meninggalkan tanda berupa goresan. Menggores dilakukan dengan kecepatan tinggi dan kekuatan rendah.

Gravir/etsa (engraving)

Sinar laser diatur sehingga menggores permukaan material dengan kedalaman yang berbeda-beda, sehingga gambar/huruf yang digravir dapat dikenali. Gravir dilakukan dengan kecepatan rendah dan kekuatan sedang.

Melubangi (perforating/punching)

Sinar laser diatur agar melubangi material dalam bentuk bulatan-bulatan kecil. Perforasi dilakukan dengan kecepatan tinggi dan kekuatan sedang.

Membuat Desain

Sumber gambar: www.honfablab.org

Setelah mempelajari bagaimana mesin bekerja, barulah mencoba membuat desainnya di adobe illustrator atau coreldraw. Perlu diingat, bahwa dalam membuat desain Anda harus mempelajari bagaimana mesin nanti memperlakukan desain Anda. Untuk lebih jelasnya bisa baca disini. File yang sudah jadi nantinya dieksport ke format .dfx (AutoCAD Interchange File) agar bisa dibaca oleh mesin.

Dalam praktiknya, desain selalu datang dari konsumen. Perhatikan baik-baik apa yang diinginkan oleh konsumen lalu wujudukan ke dalam desain. Bila itu pesanan dalam jumlah banyak seperti kartu undangan, maka buatlah prototypenya terlebih dahulu untuk menghindari kerugian.

Mencetak di Mesin Laser Cutting

Sumber gambar: Dok eMajels

Langkah selanjutnya setelah membuat desain adalah mencetaknya di mesin laser cutting. Proses ini tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama karena mesin ini bekerja dengan cepat. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bila Anda belum bisa memilikinya sendiri, Anda bisa bekerjsama dengan pihak-pihak yang sudah memilikinya.

Proses Finshing

Proses ini adalah proses merangkai bagian-bagian desain yang sudah tercetak menjadi sebuah kerajian yang utuh. Dalam proses fisinishing juga, kayu-kayu tersebut dibersihkan dengan kain agar tidak kotor. Kayu yang sudah terbentuk itu bisa dicat bisa juga tidak. Agar lebih terkensan alami, sebaiknya tidak dicat kecuali untuk beberapa kerajianan tertentu seperti mainan anak. (text:syahid)

Gambar: Dok eMajels

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Konten Insta Stories ini Bisa Anda Terapkan untuk Tingkatkan Engagement
Syahid
26 April 2018 18:04
Majels
News
Mayday Madness 2018 Komitmen Hindari Fake Discount
Syahid
26 April 2018 14:44
Majels
News
Peluang Bisnis Rental Perlengkapan Bayi
Syahid
25 April 2018 16:20
Majels
News
Gunakan Layanan Transfer Uang Gratis Ini Untuk Menghemat Transaksi Bisnis Anda
Syahid
25 April 2018 10:58
Majels
News
4 Tips Dasar Membuat Gambar untuk Facebook Ads
Syahid
24 April 2018 15:05