× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Mengenal Apa itu Facebook Pixel

Majels Syahid   19 March 2018 08:55

News

Majels.com – Ketika Anda mencari barang di internet, memasuki toko-toko online, Anda terkadang mendapatkan iklannya di Facebook. Iklan tersebut seringkali sangat tepat dengan produk yang sedang kita cari saat itu. Misalnya, Anda sedang mencari sebuah laptop terbaru untuk menunjang pekerjaan. Anda mencarinya di salah satu platform ecommerce, misalnya Bukalapak. Karena belum ada yang cocok dengan apa yang Anda cari, atau Anda hanya berniat mencari tahu saja tentang produk terbaru, Anda memutuskan untuk tak membeli apapun di sana.

Beberapa hari kemudian ketika membuka Facebook, secara ajaib laptop yang pernah Anda lihat di Bukalapak tersebut muncul di halaman Facebook Anda. Mungkin kita bertanya-tanya mengapa iklan tersebut bisa muncul di halaman Facebook. Dari mana pengiklan tersebut tahu kalau kita sedang mencari produk tersebut. Pertanyaan selanjutnya, apa iya Bukalapak membuat iklan yang khusus menargetkan kita secara pribadi?

Rahasianya adalah sebuah program bernama Facebook Pixel yang menjadi favorit para pengiklan. Karena Facebook merupakan platform beriklan yang mudah dan murah, Anda pun sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah bisa melakukannya. Caranya tidaklah susah dan tidak menuntut Anda untuk memahami program-program yang rumit.

Sebenarnya, konsep yang dilakukan oleh program Facebook Pixel tersebut merupakan suatu konsep pemasaran digital yang dinamakan sebagai retargerting. Sederhanya, retargeting dapat diartikan sebagai suatu upaya yang dilakukan untuk “menangkap” calon pembeli yang pernah berkunjung ke sebuah website dengan cara menampilkan kembali produk yang dicari pembeli tersebut ke media iklan dalam bentuk banner dan sebagainya.

Fungsi Facebook Pixel

Sama halnya dengan berjualan di dunia nyata, ada puluhan bahkan ratusan orang yang datang ke toko kita. Namun, dari sekian orang yang datang, hanya beberapa orang saja yang akhirnya membeli. Ada juga yang masih ragu-ragu. Di pemasaran digital, kita bisa “mengejar” orang yang masih ragu-ragu tersebut untuk membeli produk Anda.

Ambil contoh, ada sekitar 20.000 orang yang datang ke website Anda setiap bulannya. Sekitar 20%nya punya niatan kuat untuk membeli, sementara sisanya tidak. Dari 20% tersebut misalnya 10% yang akhirnya membeli, namun 10%nya lagi tidak. Dengan program Pixel Facebook, kita bisa menargetkan lagi calon pembeli yang 10% ini. Jadi, retargeting berfungsi untuk meningkatkan peluang konversi dengan “mengejar” orang yang sudah datang ke website kita termasuk yang sudah ada niatan untuk membeli produk tersebut. Mungkin terdengar jahat, namun seperti itulah cara kerjanya.

Selain untuk mendapatkan konversi, retargeting juga setidaknya memiliki dua fungsi lain yaitu remind dan branding. Dalam ilmu pemasaran, semakin sering seseorang melihat suatu produk maka semakin tinggi pula kemungkinan orang tersebut untuk membeli, yang dalam dunia digital marketing disebut sebagai konversi. Agar meningkatkan probabilitas konversi, maka calon pembeli perlu terus menerus untuk diremind, dan Facebook Pixel adalah alat terbaik untuk ini.

Cara Kerja Facebook Pixel

Sebenarnya, Facebook Pixel bukan satu-satunya alat yang bisa melakukan retargeting. Ada platform lain seperti Histats, Sitemeter dan Google Analytic yang juga memiliki kemampuan serupa. Cara kerjanya sama, yaitu dengan melakukan tracker pengunjung website. Facebook Pixel merekam data pengunjung website Anda, lalu mengumpulkannya sebagai bahan untuk custom audience.

Custom audience merupakan fitur iklan di Facebook yang paling powerfull. Fitur inilah yang menyebabkan Facebook sebagai platform iklan terbaik, yang tak akan bisa dilakukan oleh paltfrom iklan konvensional seperti televisi, radio atau koran. Dengan melakukan custom audience, kita bisa menyebarkan iklan ke orang-orang yang spesifik kita targetkan. Itu akan meningkatkan peluang konversi dan menghemat lebih banyak uang.

Facebook Pixel bekerja dengan menerapkan sebuah script dari Facebook yang ditempatkan di website. Anda bisa mendapatkan script tersebut di halaman Ads Manager Facebook lalu cari bagian Pixel. Setelah mendapatkannya, Anda tinggal menempatkannya di kode html website. Akan lebih mudah bila website Anda berbasis CMS Wordpress.

Anda hanya perlu menginstal plugin Insert Headers and Footers di Wordpress lalu tempatkan script Facebook Pixel menggunakan plugin tersebut. Setelah itu, Anda tunggu sampai Pixel dapat mengumpulkan data pengunjung sebanyak-banyaknya. Bila sudah, Anda tinggal membuat sebuah iklan Custom Audience di Facebook dan memasukan ID yang sudah didapatkan tadi sebagai target iklan. 

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09