× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Pebisnis Pemula, Hindari Tiga Kesalahan Berikut Ini

Majels Syahid   10 April 2018 15:06

News

Majels.com – Menjadi seorang pebisnis pasti banyak sekali lika likunya. Ada proses jatuh bangun yang dialami oleh hampir semua pebisnis yang sedang mencoba membangun usahanya. Tidak jarang, ketika membangun sebuah usaha, seorang pebisnis mengalami beberapa kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Kesalahan tersebut bisa berdampak cukup buruk bagi usaha yang sedang dijalani dan terkadang, menjadi penyebab utama gagalnya sebuah usaha. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia usaha, alangkah baiknya bila Anda mencoba untuk mempelajari dari kegagalan-kegagalan orang lain terlebih dahulu.

Hampir tidak ada pengusaha yang tidak pernah mengalami kegagalan. Pendiri ecommerce Tokopedia misalnya, Ia beberapa kali gagal untuk menyakinkan investor untuk menggarap ide membuat marketplace. Ada juga kisah dari pendiri Rumahcustom.com yang mengalami kegagalan dalam berbisnis selama 12 kali.

Nah, berikut ini merupakan kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan oleh pebisnis pemula. Hal-hal tersebut sebaiknya Anda jadikan pelajaran.

Pebisnis pemula yang ingin langsung buka cabang

Ini merupakan kesalahan yang kerap kali terjadi dialami oleh pebisnis pemula, khususnya pada bidang kuliner. Melihat toko makanan atau minuman kita ramai, lantas kita bisa menyimpulkan untuk segera membuka cabang yang baru. Ada juga pebisnis yang cukup pede untuk langsung membuka sistem kemitraan atau franchise pada usahanya.

Pebisnis yang buru-buru membuka cabang, biasanya belum menyiapkan pondasi yang betul-betul kuat. Di sinilah letak kesalahannya. Banyak yang tidak memikirkan bagaimana manajemen usaha yang baik ketika memiliki cabang, bagaimana memastikan stock bahan bakunya, hingga bagaimana menjaga kualitas produk agar tetap sama.

Pebisnis pemula yang ingin cepat sistemasi  

Sitemasi di sini dalam arti proses bisnis yang sudah berlangsung secara mandiri, bisa berjalan dengan sendirinya tanpa memerlukan campur tangan yang berarti dari pimpinan. Ini merupakan ide yang keliru dalam membangun upaya membesarkan bisnis. Sebuah usaha yang baru, harus benar-benar diperhatikan bagaimana proses tumbuh kembangnya.

Anda tak bisa begitu saja mendirikan usaha lalu kemudian diserahkan sepenuhnya kendali kepada karyawan. Anda perlu mengetahui apa yang menjadi kendala di lapangan. Diperlukan kehadiran Anda untuk memastikan bahwa semuanya berjalan dengan baik.

Pebisnis pemula yang ingin langsung cepat-cepat rekrut karyawan

Mempunyai karyawan memang baik untuk memastikan kegiatan operasional mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin banyak. Namun, untuk merekrut karyawan, kita juga harus memerhatikan kebutuhan dan kemampuan perusahaan dalam membina dan meberikan gaji yang layak. Bila masih cukup mampu untuk mengurus usaha sendiri, tahan keingininan untuk merekrut karyawan.

Apalagi bila bisnisnya baru saja berjalan, cash flownya belum benar-benar stabil. Hal ini hanya akan membuat pengeluaran usaha Anda semakin membengkak. (teks:syahid)

Gambar: www.smartfren.com

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09