web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Strategi Sukses Bisnis Aksesori Lampu Kendaraan Bermotor

Majels Syahid   11 January 2018 11:01

News

Majels.com – Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor terutama di kota-kota besar di Indonesia terus bertumbuh setiap tahunnya. Pada tahun 2015 saja, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia berdasarkan data dari Badan Pusat Statisik (BPS) mencapai 121,39 juta unit. Dari jumlah tersebut, 81,5 persennya adalah motor, diikuti mobil 11,11 %, mobil barang 5,4%, dan mobil bis 1,99%.

Besarnya jumlah tersebut, melahirkan bisnis lain di bidang otomotif seperti jual beli aksesori kendaraan bermotor. Lampu dengan berbagai jenis dan gaya salah satunya. Lampu kendaraan bermotor, selain berfungsi sebagai alat penerangan ketika berkendara pada malam hari, juga menjadi salah satu kiat untuk mempercantik tampilan motor.
Salah satu kisah suksesnya yang pernah dibahas adalah bisnis aksesori kendaraan bermotor Mahavariasi milik Bapak Ari pada eMajels edisi Maret 2017.

Berawal dari kebutuhannya mendapatkan lampu motor yang yang sesuai dengan kebutuhannya, ia akhirnya tertarik menggeluti bisnis aksesori motor terutama pada lampu. Tidak tanggung-tanggung, omzet yang ia raih dalam sebulan mencapai Rp 100 juta.
Menurut Ari, potensi bisnis aksesori ini sangat besar seiring dengan semakin banyaknya jumlah kendaraan bermotor. Ia menambahkan, bisnis ini juga sangat mudah dipasarkan di dunia maya sehingga jangkauan pasarnya luas.

Memang, bila melirik Toko Mahavariasi milik Ari ini tak ada yang spesial. Tokonya terletak di sebuah jalan kecil di pemukiman padat penduduk. Namun, hal tersebut tidak menghalangi Ari untuk meraup untung maksimal karena ia lebih  banyak “bermain” di ranah online. Berikut, strategi bisnis yang bisa dicontoh sahabat eMajels bila ingin berbisnis di bidang aksesori kendaraan bermotor.


1.    Pahami Produk Dengan Baik

 

Sumber gambar: eMajels

Produk aksesori kendaraan bermotor banyak ragamnya. Mulai dari lampu, phone holder, spion, hand grip motor, cover motor, cover radiator, dan masih banyak lainnya. Pada lampu, juga memiliki jenis-jenisnya lagi, ada lampu HID ada juga lampu LED.

Masing-masing lampu memiliki kelebihan dan kekurangnya masing-masing. Menurut Ari, lampu jenis LED atau Light Emitting Diodes banyak dicari karena harganya yang relatif lebih murah ketimbang HID dengan kualitas yang tak kalah bagus. Tetapi, hal itu dikembalikan lagi dengan kebutuhan pengguna yang seperti apa.

2.    Temukan Importir/Distributor Yang Tepat

Sumber gambar: test.eagleeyestaffing.com


Ari memulai bisnisnya dengan mencari distributor aksesori kendaraan. Dalam mencari importer atau distributor tersebut, pastikan yang memiliki kualitas baik dengan harga yang kompetitif. Hal ini penting agar harga jual yang kita tawarkan kepada konsumen bisa lebih bersaing dengan kompetitor. Datangilah ke bebebapa distributor dan bandingkan harga yang mereka tawarkan. Bila sudah menemukan yang pas, jalin kerjamasama.

Baca juga:

3.    Bangun Relasi dengan Komunitas

Sumber gambar:Kompas.com

 

Menurut Ari, ia kerap masuk dan memperkenalkan produk-produknya ke berbagai grup komunitas motor di Facebook. Strategi ini terbilang efektif karena di sana, sudah ada pasar besar yang memiliki ketertarikan terhadap produknya.

Dengan aktif di berbagai grup media sosial ia dapat menjual aksesori kendaraan bermotor ke berbagai daerah di Indonesia melalui laman website dan e-commerece.

4.    Lakukan Testing Produk

Sumber gambar: eMajels

Produk aksesori kendaraan bermotor seperti lampu kendaraan meskipun sudah dipersiapkan sedemikian rupa dari produsennya, tetap saja kadang mengalami kendala. Masalah yang mungkin saja terjadi yaitu tidak berfungsinya lampu tersebut akibat ada kerusakan dari pabrik atau saat pengiriman.
    
Untuk itu, khusus untuk produk lampu, biasanya harus melewati proses testing terlebih dahulu sebelum dikirim kepada konsumen. Ini untuk memastikan agar barang diterima dengan baik oleh mereka.

5.    Tawarkan Opsi Pengiriman Dengan Asuransi

Sumber gambar: dionbarus.com

Meskipun sudah dicek terlebih dahulu, kerusakan kadang terjadi pada saat pengiriman kepada konsumen. Sebenarnya, hal tersebut merupakan tanggung jawab dari perusahaan pengiriman paketnya. Namun, seringkali pelanggan tidak mau tahu hal tersebut.
Saat menerima order barang yang rawan seperti lampu kendaraan tersebut, berikan penjelasan kepada konsumen perihal resiko yang mungkin terjadi. Tawarkan opsi pengiriman dengan asuransi agar bisa mendapatkan ganti rugi bilamana sampai ada kerusakan. (teks:syahid)
Gambar: eMajels/Reza

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09