web counter
× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar

Majels Syahid   09 May 2018 13:58

News

Majels.com – Saat ini bisnis berkembang dengan cepat seiring dengan semakin besarnya penetrasi internet di Indonesia. Perilaku konsumen yang semakin percaya dengan transaksi di dunia maya membuat pelaku usaha meraup untung lebih karena mendapat pesanan dari berbagai daerah. Karena itu, kebutuhan terhadap jasa ekspedisi atau kirim barang menjadi sangat penting.

Pada praktiknya, proses pengiriman barang dari penjual kepada konsumen tak selamanya mulus. Permasalahan seperti barang yang tak sampai di tempat tujuan, barang rusak saat proses pengiriman hingga barang datang terlambat menjadi masalah yang kerap dialami pelaku usaha. Hal itu berdampak pada kepuasaan konsumen saat membeli produk kita.

Untuk itu, ada beberpa tips yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisasi kejadian yang tak diinginkan tersebut.

Packing Barang dengan Benar

Hal pertama yang kamu lakukan adalah mengemasi barang yang akan dikirim dengan sebaik mungkin. Bila memungkinkan, kemasi barang dengan kardus, lilitkan plastik dan ikat erat dengan lakban. Untuk barang yang kemungkinan bisa pecah di perjalanan, lebih baik bila dilengkapi juga dengan bubble wrap. Bubble wrap sendiri dapat dibeli di toko-toko online dengan harga yang terjangkau.

Meskipun secara umum, barang yang telah diserahkan kepada pihak pengirim bukan menjadi tanggung jawab kamu lagi, namun kamu wajib melakukan hal ini untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Selain itu, pengemasan yang rapih juga membuat konsumen merasa puas, mendandakan bahwa kamu penjual yang profesional.

Sertakan Asuransi untuk Barang-Barang Tertentu

Bila produk yang Anda jual memiliki kerentanan cukup tinggi saat dalam pengiriman, ada baiknya bila Anda menawarkan pembeli untuk mengasuransikan paket pengirimannya. Meskipun tanggung jawab pengiriman ada pada pihak eksepedisi, tetapi tanggung jawab tersebut sebenarnya terbatas karena biaya yang dibebankan itu adalah biaya ongkos kirim, tidak mengcakup resiko yang mungkin timbul pada saat proses pengiriman.

Mengutip dari rajakirim.co.id, perusahaan pengiriman barang biasanya hanya menanggung penggantian maksimum sebesar 10 kali biaya pengiriman. Bila ongkos kirim sebuah barang Rp20.000, maka ketika barang tersebut rusak, maka perusahaan maksimal akan menggantinya seharga Rp200.000. Tetapi, bila barangnya seharga Rp.100.000 maka akan tetap diganti seharga Rp100.000.

Tulis Alamat dengan Jelas

Biasakan untuk menuliskan alamat dengan jelas sesuai dengan tujuan pengiriman. Usahakan menuliskannya di komputer kemudian diprint pada selembar kertas agar terbaca dengan baik. Bila pembeli hanya menyerahkan alamat yang terlalu umum, mintalah secara lebih spesifik alamatnya.

Nama jalan, desa, kecamatan, hingga gang sebaiknya dicantumkan untuk memudahkan kurir mengantar barang. Jangan lupa sertakan no handphone agar sewaktu-waktu bisa dihubungi.

Simpan Nomor Resi Baik-Baik

Selepas kamu menyerahkan barang kepada pihak agen perusahaan antar kirim barang, jangan lupa minta no resinya. No resi tersebut berguna untuk melacak perjalanan barang sampai konsumen. Idealnya, kamu juga menginformasikan no resi tersebut agar konsumen yakin bahwa barangnya telah dikirim. (teks:syahid)

Gambar: tikijne.co.id

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09
Majels
News
Kemampuan yang Diperlukan untuk Menjadi Founder Startup Teknologi
Syahid
07 May 2018 14:45