× NEWS POLLING HOW TO EVENTS FRANCHISE
Majels

News

Tips Menjalani Bisnis Event Organizer

Majels Syahid   26 February 2018 17:03

News

Majels.com – Di era modern seperti saat ini, Event Organizer atau EO semakin dibutuhkan keberadaannya. Berbagai instansi, mulai dari pemerintahan, perusahaan, atau yayasan maupun kelompok sosial kerap mengadakan berbagai acara.

Merencanakan, menyusun, hingga membuat sebuah acara agar menarik dan sesuai dengan target pelaksaan bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan keterampilan dan daya kreativitas yang tinggi sehingga dapat membuat acara yang berkesan.

Hal itulah yang melahirkan bisnis Event Organizer di mana banyak sekali perusahaan atau instansi pemerintah, yang ingin mengadakan sebuah acara namun terkendala sumber daya manusia untuk menggarapnya.

Permintaan terhadap jasa Event Organizer ini cukup banyak ragamnya, mulai dari pesta pernikahan, pesta ulang tahun, peluncuran produk, seminar, eksibisi dan lain-lain. Akhirnya, Event Organizer pun banyak yang telah mengkhususkan diri seperti Wedding Organizer. Namun, pada prinsipnya sama yaitu menawarkan jasa untuk memberikan konsep acara, merencakan, dan menyelenggarakannya.

Posisi Event Organizer

Menjalankan bisnis ini mungkin terlihat menyenangkan, namun sesungguhnya semua tidak seenak yang dilihat. Menjalankan sebuah acara membutuhkan persiapan yang matang dan cukup menyita waktu, kita dituntut untuk bekerja secara kreatif dan cepat menyelesaikan masalah dengan cermat.

Sebelumnya, kita harus terlebih dahulu memahami dimana sesungguhnya posisi Event Organizer berada. Posisi EO dalam industri ini berada diantara elemen-elemen yang disebut sebagai 5P yaitu Penyandang Dana, Pelaksana, Penampil, Penonton dan Pengamat.

Penyandang dana yaitu pihak yang berkepentingan menyelenggarakan sebuah acara, mereka bisa saja perusahaan maupun instansi pemerintah. Mereka punya tujuan dan modal, sementara eksekusinya diserahkan kepada elemen pelaksana.

Pada elemen pelaksana inilah posisi Event Organizer berada. Event Organizer berkonsultasi dengan penyandang dana untuk memahami apa yang mereka mau, mengetahui kesiapan infrastuktur maupun anggaran, serta memberikan konsep kepada penyandang dana. Setelah hal tersebut disepakati, barulah Event Organizer bisa melaksanakan tugasnya.

Penampil merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sebuah acara. Untuk memberikan jeda dari satu acara ke acara yang lain biasanya disajikan penampilan dari penyanyi, band, kelompok penari dan sebagainya.  

Sementara penonton merupakan pihak yang menikmati acara, mereka adalah audiens yang diharpkan oleh penyandang dana untuk dapat hadir. Dengan melihat 5P ini, Event Organizer harus menyadari bahwa ia harus memuaskan elemen 4 tersebut mulai dari penyadang dana, penampil, pemerhati dan tentu saja penonton.

Tips Menjadi Event Organizer

Tetapkan Market EO Anda

Seperti yang dibahas pada bagian sebelumnya, bisnis Event Organizer cukup luas cakupannya. Anda perlu mengambil spesialisasi tertentu sehingga lebih mudah dipercaya untuk event tertentu. Menjadi soerang event organizer sangat erat kaitannya dengan pengalaman kita dalam memanajemen sebuah acara. Semakin banyak acara yang kita pernah garap, semakin kita bisa belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Ide Kreatif dan Inovatif

Bisnis Event Organizer merupakan salah satu subsektor dari industri kreatif. Sangat jelas bahwa di dalam industri ini, yang menjadi harga mahalnya adalah idea tau konsep. Pastikan bahwa tim Event Organizer Anda adalah orang-orang yang berjiwa kreatif, yang memiliki ide-ide segar di kepalanya sehingga bisa memberikan acara yang berbeda.

Bentuk Team Work Yang Solid

Ide yang cerdas boleh jadi hanya akan menjadi ide bila tidak diekseksui oleh orang-orang yang sanggup melaksanakannya. Event Organizer merupakan kerja tim yang satu dengan yang lain sulit dipisahkan sehingga membentuk tim yang solid adalah suatu keniscayaan. Para pekerja Event Organizer boleh jadi bukan merupakan tim utama Anda, melainkan orang lain yang direkrut sebagai freelancer. Tugas Anda adalah memastikan bahwa mereka bekerja dengan total.

Job Desk yang Jelas

Membentuk tim yang solid juga harus dibarengi dengan kemampuan mengorganisasikannya sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. Buatlah tim yang seramping mungkin namun kaya akan manfaat dengan tetap memperhitungkan kemampuan tim. Pastikan bahwa setiap orang di dalam tim merasa adalah bagian terpenting dari kelompok Anda.

Detail Oriented

Tantangan bagi seorang Event Organizer adalah bagaimana caranya ia dapat melihat proses acara dari mulai perencaan, pelaksanaan hingga evaluasi dengan cermat. Soerang event organizer adalah seorang yang detail oriented, tekun untuk mengkroscek segala sesuatunya agar tak sesuatu hal pun yang salah. Seorang Event Organizer juga harus dapat memperhitungkan segala sesuatunya dengan cermat. (teks/syahid)

Gambar: tipsperawatancantik.com

Share this post to your friends
Majels    Majels    Majels   

Majels
Syahid

Leave Comment

RECENT ARTICLE
Majels
News
Tingkatkan Penjualanmu di Bukalapak dengan Fitur Bukaiklan
Syahid
09 May 2018 17:46
Majels
News
Tips Menggunakan Layanan Kirim Barang Dengan Benar
Syahid
09 May 2018 13:58
Majels
Economic
Tania Jean Winarti, Raup  Untung Juta dari Inovasi Nasi Uduk
Syahid
09 May 2018 09:21
Majels
News
Mengenal Apa Itu Konsep AIDA dalam Pemasaran
Syahid
08 May 2018 15:30
Majels
News
Peluang Usaha Makanan Sehat
Syahid
08 May 2018 13:09